TelescoopeYour Digital Solution
← Portofolio
TransportasiPembayaran

Tiket bus & rental: dari pilih kursi sampai rekonsiliasi harian

Kursi tidak boleh terjual dua kali, dan angka laporan harian harus cocok dengan catatan penyedia pembayaran.

Klien
Operator transportasi & penyewaan kendaraan
Periode
2025 – sekarang
Peran
Alih kelola, lalu kembangkan
Lingkup
Aplikasi penumpang · situs pemesanan · panel operasional
Harianlaporan direkonsiliasi tiap hari
Satupeta kursi dibaca tiga pintu pemesanan
iOS + Androidplus pemesanan lewat situs
Dua arahtiket perjalanan dan penyewaan dalam satu sistem

01 — Situasinya

Kursi yang sama, tiga pintu pemesanan.

Klien kami mengoperasikan armada untuk perjalanan terjadwal sekaligus penyewaan kendaraan. Pemesanan masuk dari tiga arah: aplikasi penumpang, situs, dan petugas yang memasukkan langsung di loket.

Ketiganya memperebutkan barang yang sama persis — satu kursi pada satu jadwal. Dan tidak seperti barang di gudang, kursi tidak bisa dipesan ulang kalau terlanjur terjual dua kali.

02 — Masalahnya

Dua keluhan yang akarnya sama.

Keluhan yang paling sering datang ada dua, dan keduanya berakar pada hal yang sama: status yang ditentukan terlambat.

Kursi terjual dua kali terjadi kalau ketersediaannya diperiksa saat halaman dibuka, bukan saat pembayaran dipastikan. Dua orang bisa sama-sama melihat kursi kosong, lalu sama-sama membayar.

Angka laporan yang berubah tiap kali diunduh terjadi karena laporannya dihitung ulang dari data yang masih bergerak. Transaksi yang statusnya belum final ikut terhitung, lalu berubah keesokan harinya.

Kursi bukan barang di gudang. Kalau terjual dua kali, tidak ada stok pengganti.

03 — Yang kami lakukan

Menentukan status di titik yang benar.

Empat keputusan yang menutup kedua keluhan itu sekaligus.

  1. 01

    Kursi dikunci saat pembayaran dimulai, bukan saat halaman dibuka

    Begitu seseorang masuk ke pembayaran, kursinya ditahan sementara dengan batas waktu. Kalau pembayarannya tidak selesai, kursinya kembali sendiri. Yang berikutnya tidak akan pernah melihat kursi yang sedang dibayar orang lain sebagai kosong.

  2. 02

    Laporan harian dibekukan, tidak dihitung ulang

    Setiap hari ditutup satu kali, dan angkanya disimpan sebagai catatan tetap. Mengunduh laporan yang sama besok akan menghasilkan angka yang persis sama — karena yang dibaca catatan yang sudah dibekukan, bukan data yang masih bergerak.

  3. 03

    Angka sistem dicocokkan dengan catatan penyedia pembayaran

    Yang tercatat masuk di sistem belum tentu benar-benar diterima. Setiap hari keduanya dibandingkan, dan selisihnya ditampilkan sebagai daftar yang bisa ditindaklanjuti — bukan disembunyikan sebagai total yang sudah terlanjur cocok.

  4. 04

    Satu peta kursi untuk semua pintu pemesanan

    Aplikasi, situs, dan loket membaca dan menulis ke peta kursi yang sama persis. Tidak ada salinan yang perlu disamakan belakangan, karena tidak ada salinan.

04 — Hasilnya

Angka laporan berhenti berubah.

Laporan harian sekarang menghasilkan angka yang sama setiap kali diunduh, dan selisih dengan catatan penyedia pembayaran muncul sebagai daftar yang bisa diperiksa — bukan sebagai pertanyaan tanpa jawaban di akhir bulan.

Sistemnya masih kami rawat, dan pemesanan tetap masuk dari tiga pintu tanpa saling menabrak.

05 — Yang membuatnya bertahan

Waktu adalah bagian dari datanya.

Sistem pemesanan berbeda dari sistem pencatatan biasa karena waktu ikut menentukan kebenarannya. Data yang benar hari ini bisa jadi salah besok kalau statusnya belum final.

Jadi setiap angka yang dipakai untuk keputusan — laporan, rekapitulasi, komisi — dibekukan lebih dulu pada satu titik waktu yang jelas. Yang bergerak dibiarkan bergerak; yang dilaporkan tidak boleh ikut bergerak.